| health.howstuffworks.com |
Mencuci wajah dengan benar adalah langkah awal dan krusial
dalam merawat kulit wajah. Selain nutrisi produk perawatan kecantikan akan
lebih mudah meresap, kulit yang bersih dan sehat akan membantu aplikasi riasan
wajah semakin lembut hasilnya. Berikut beberapa hal yang perlu Anda tahu
tentang mencuci wajah:
Ini Teknik Yang Benar
Rasa malas membersihkan wajah usai beraktifitas, biasanya
membuat kita asal- asalan membersihkan wajah. Padahal tak perlu lama-lama
mencuci wajah, yang penting tekniknya tepat. Awali dengan membasahi kulit wajah
dengan air hangat, ambil sedikit facial foam, oleskan ke wajah dengan gerakan
memutar ke arah atas lalu ke bagian tengah wajah dank e arah luar secara
merata. Bilas wajah dengan air dingin. Tak perlu digosok kuat, tapi yang
penting lakukan secara merata, agar tak ada sisa riasan yang terbawa tidur dan
besoknya Anda harus bangun dengan jerawat baru.
Pilih yang Menenangkan
Pembersih wajah dengan wangi buah atau bunga memang
menyenangkan. Tapi, bila pewangi ini mengandung alkohol atau zat pewangi
sintetis kadang tidak bersahabat di kulit sensitif. Bagi Anda yang memiliki
riwayat wajah sensitif atau mudah kering sebaiknya hindari jenis ini. Pembersih
wajah dengan kandungan alami (bebas alkohol) dan berjenis aromatherapy lebih
banyak memberi manfaat kesegaran. Wanginya yang lembut dan menenangkan, pasti
ampuh mengembalikan mood Anda yang telah lelah beraktifitas seharian.
Cegah Iritasi
Tekstur produk pembersih wajah sangat penting. Umumnya
pembersih wajah yang mengandung butiran scrub untuk mengelupas sel kulit mati.
Hati-hati. Zat ini berpotensi menyebabkan kemerahan terutama bila kulit terlalu
sering dibersihkan atau terlalu kuat digosok. Bila berlangsung terus menerus,
kulit berubah menjadi lebih sensitif dan lekas iritasi.
Mitos Kulit Kesat
Kulit kesat setelah membersihkan wajah rasanya menjadi hasil
yang diharapkan. Bahkan kita berkali-kali membasuh wajah saat kulit masih
terasa ‘agak licin’. Padahal pembersih wajah yang baik tak selalu membuat kulit
terasa kesat. Justru tekstur kulit yang terasa lembab menunjukkan bahwa produk
pembersih bekerja. Kulit yang terasa kesat itu berarti kelembaban alaminya
terkikis.
Cermati Kandungannya
Produk pembersih wajah yang beredar di pasaran saat ini
banyak menawarkan banyak kelebihan, seperti mencerahkan, mengangkat komedo,
hingga memberi kelembaban sepanjang hari. Hati-hati. Beberapa kandungannya
seperti merkuri dan paraben, tidak hanya
menimbulkan iritasi, tapi juga merusak organ tubuh. Produk berbahan kimia memang
umumnya lebih sering menimbulkan reaksi alergi di kulit sensitif dibandingkan
produk berbahan alami.
Perhatikan yang boleh dan tidak dalam mencuci muka :
DO
Membasuh tangan
dengan sabun antiseptic sebelum mencuci muka. Walau terdengar sepele, tapi ini
penting! Karena setelah seharian beraktifitas tangan adalah area tubuh yang
paling banyak menyimpan bakteri. Jangan sampai bakteri itu pindah dari tangan
ke wajah Anda.
DON’T
Menggunakan sabun
mandi untuk membersihkan kulit wajah. Kadar pH (tingkat keasaman sabun) pada
sabun mandi lebih keras daripada pembersih wajah. Padahal kulit wajah memiliki
tekstur yang lebih lembut daripada kulit tubuh. Pemakaian berkala dapat
menyebabkan kadar kelembaban kulit wajah menjadi hilang.
*sumber : Femina


08.34
Ellys
Posted in:
0 comments:
Posting Komentar