Tampilkan postingan dengan label Beauty. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Beauty. Tampilkan semua postingan

7/03/2012

5 Hal Penting Tentang Mencuci Wajah


health.howstuffworks.com


Mencuci wajah dengan benar adalah langkah awal dan krusial dalam merawat kulit wajah. Selain nutrisi produk perawatan kecantikan akan lebih mudah meresap, kulit yang bersih dan sehat akan membantu aplikasi riasan wajah semakin lembut hasilnya. Berikut beberapa hal yang perlu Anda tahu tentang mencuci wajah:

Ini Teknik Yang Benar

Rasa malas membersihkan wajah usai beraktifitas, biasanya membuat kita asal- asalan membersihkan wajah. Padahal tak perlu lama-lama mencuci wajah, yang penting tekniknya tepat. Awali dengan membasahi kulit wajah dengan air hangat, ambil sedikit facial foam, oleskan ke wajah dengan gerakan memutar ke arah atas lalu ke bagian tengah wajah dank e arah luar secara merata. Bilas wajah dengan air dingin. Tak perlu digosok kuat, tapi yang penting lakukan secara merata, agar tak ada sisa riasan yang terbawa tidur dan besoknya Anda harus bangun dengan jerawat baru.

Pilih yang Menenangkan

Pembersih wajah dengan wangi buah atau bunga memang menyenangkan. Tapi, bila pewangi ini mengandung alkohol atau zat pewangi sintetis kadang tidak bersahabat di kulit sensitif. Bagi Anda yang memiliki riwayat wajah sensitif atau mudah kering sebaiknya hindari jenis ini. Pembersih wajah dengan kandungan alami (bebas alkohol) dan berjenis aromatherapy lebih banyak memberi manfaat kesegaran. Wanginya yang lembut dan menenangkan, pasti ampuh mengembalikan mood Anda yang telah lelah beraktifitas seharian.

Cegah Iritasi

Tekstur produk pembersih wajah sangat penting. Umumnya pembersih wajah yang mengandung butiran scrub untuk mengelupas sel kulit mati. Hati-hati. Zat ini berpotensi menyebabkan kemerahan terutama bila kulit terlalu sering dibersihkan atau terlalu kuat digosok. Bila berlangsung terus menerus, kulit berubah menjadi lebih sensitif dan lekas iritasi.

Mitos Kulit Kesat
Kulit kesat setelah membersihkan wajah rasanya menjadi hasil yang diharapkan. Bahkan kita berkali-kali membasuh wajah saat kulit masih terasa ‘agak licin’. Padahal pembersih wajah yang baik tak selalu membuat kulit terasa kesat. Justru tekstur kulit yang terasa lembab menunjukkan bahwa produk pembersih bekerja. Kulit yang terasa kesat itu berarti kelembaban alaminya terkikis.

Cermati Kandungannya

Produk pembersih wajah yang beredar di pasaran saat ini banyak menawarkan banyak kelebihan, seperti mencerahkan, mengangkat komedo, hingga memberi kelembaban sepanjang hari. Hati-hati. Beberapa kandungannya seperti merkuri dan paraben,  tidak hanya menimbulkan iritasi, tapi juga merusak organ tubuh. Produk berbahan kimia memang umumnya lebih sering menimbulkan reaksi alergi di kulit sensitif dibandingkan produk berbahan alami. 

Perhatikan yang boleh dan tidak dalam mencuci muka :

DO

Membasuh tangan dengan sabun antiseptic sebelum mencuci muka. Walau terdengar sepele, tapi ini penting! Karena setelah seharian beraktifitas tangan adalah area tubuh yang paling banyak menyimpan bakteri. Jangan sampai bakteri itu pindah dari tangan ke wajah Anda.

DON’T

Menggunakan sabun mandi untuk membersihkan kulit wajah. Kadar pH (tingkat keasaman sabun) pada sabun mandi lebih keras daripada pembersih wajah. Padahal kulit wajah memiliki tekstur yang lebih lembut daripada kulit tubuh. Pemakaian berkala dapat menyebabkan kadar kelembaban kulit wajah menjadi hilang.


*sumber : Femina

7/01/2012

Dua Masalah Kulit Wanita Asia


Pernahkah Anda sadari saat berkaca, kondisi kulit wajah terlihat sangat kusam dan tidak segar? Anda tidak sendiri. Kondisi kulit wajah, kusam, bercak kecokelatan, juga bintik-bintik hitam karena komedo menahun adalah masalah utama kulit di iklim tropis. Iklim tropis ditandai dengan sinar matahari yang terik, udara panas dan lembab sepanjang tahun. Padatnya aktivitas sering kali membuat kita lupa melakukan perawatan kulit rutin dengan produk yang tepat. Padahal, perawatan kulit inilah yang dalam jangka panjang bisa mencegah kondisi kulit tidak idela tersebut di atas.

1.  Masalah: Bintik-bintik hitam membandel


Menurut dr. Eddy Karta SpKK, timbulnya bintik hitam membandel pada permukaan kulit wanita Asia, dikarenakan meningkatnya produksi sebum yang menyumbat permukaan pori – pori wajah karena kondisi cuaca yang panas dan lembab. "Pada wajah yang tidak terawat dengan baik sebum, yang terus-menerus diproduksi menumpuk bersama kotoran dari
keringat, debu, polusi, dan penggunaan kosmetik di wajah lebih dari 8 jam sehari". Pori-pori yang tersumbat sebum itu, menimbulkan komedo berwarna hitam.

Lakukan Rutin: Tak ada cara lain kecuali membersihkan wajah secara seksama setiap hari, setidaknya sekali sebelum tidur. Pastikan memilih sabun atau pembersih wajah sesuai dengan jenis kulit dan mengandung micro-exfoliation. Formula ini dapat mengangkat sel-sel kulit mati dan sekaligus membantu proses regenerasi pertumbuhan sel-sel kulit baru dengan lembut. Jangan lupa, seminggu sekali lakukan scrub wajah. Sebulan sekali, jika perlu lakukan facial di salon.

2.  Masalah: Bercak Cokelat & Kulit Kusam




Jangan sepelekan sinar matahari yang panas. Kulit wajah yang terus-menerus terpapar sinar matahari langsung tanpa perlindungan maksimal, lambat laun akan mengalami hiperpigmentasi. Kulit wajah yang awalnya terlihat sedikit berbercak cokelat, bisa meluas menjadi pulau-pulau kecil kecokelatan. Kondisi ini makin parah karena bercampur dengan timbunan sel-sel kulit mati. Akibatnya, kulit wajah terlihat kusam.



Lakukan Rutin: Pastikan gunakan produk perawatan kulit Anda sehari-hari (pelembap, krim antikerut, serum dan lain-lain) yang mengandung tabir surya minimal SPF 15. Pilihlah produk pencerah kulit wajah yang mengandung VAO-B3 complex dan alpha lactions yang efektif untuk mencegah intensitas bercak cokelat can timbulnya kulit kusam.

*sumber : femina

Keajaiban Aloe Vera dan Minyak Avokad


Salah satu dampak paling umum dari sinar matahari adalah penuaan dini. Hal ini dibuktikan dari hasil penelitian yang menemukan bahwa 90% dari penuaan dini disebabkan oleh sinar matahari.

Bagi kita yang hidup di daerah tropis, angka tersebut sangat mengkhawatirkan. Sinar ultraviolet yang dipancarkan oleh matahari bereaksi dengan lapisan dermis kulit yang menyebabkan kolagen lebih cepat rusak daripada biasanya.

Bila hal ini terus terjadi dalam jangka waktu yang cukup lama, maka tubuh tak mampu lagi untuk memperbaiki kolagen. Akibatnya, serat kolagen jadi tidak terstruktur atau disebut dengan solar scar. Bila solar scar ini terus bermunculan, maka kulit akan kehilangan elastisitasnya sehingga timbul kerut.

Bahan dasar alami yang penting itu antara lain adalah:


1. Aloe vera (Aloe barbandensis).



Pertama kali digunakan oleh Ratu Cleopatra untuk merawat kecantikan kulitnya. Aloe vera kini dikenal secara luas karena efek cooling-nya. Tanaman ini bersifat anti-inflamasi, yakni mampu meredakan panas di kulit akibat terbakar matahari. Di dalamnya terkandung banyak vitamin C dan E untuk melembapkan kulit, terutama saat dehidrasi dan membantu proses regenerasi sel kulit. Selain itu, juga kaya akan antioksidan, yang membantu melawan radikal bebas penyebab penuaan dini.




2. Minyak avokad (Persea gratissima).



Avokad adalah buah yang kaya vitamin A, D dan E, potassium, dan sterolin yang dipercaya dapat mengurangi pigmentasi akibat sinar matahari. Minyak avokad juga kaya akan pelembap untuk melembutkan kulit dan membantu dalam proses regenerasi sel kulit baru dan membantu pembentukan kolagen dalam kulit, yang membuat kulit senantiasa kenyal. 



Kedua kandungan ini bersinergi menenangkan kulit yang stres dan terbakar sinar matahari. Usai berpanas-panasan di bawah panas matahari, sangat penting untuk merawat kulit secara intensif. Bila kulit Anda terbakar, gunakan handuk yang dibasahi air untuk membilas tubuh.
Hindari sabun dan produk yang beralkohol. Lanjutkan dengan mengoleskan lotion yang mengandung kedua bahan tersebut. Kulit yang terbakar terkadang bisa menyebabkan demam dan pusing. Berbaringlah sejenak di ruangan yang sejuk untuk mengembalikan suhu tubuh agar normal. Pusing biasanya disebabkan karena dehidrasi. Oleh sebab itu, minumlah banyak-banyak air putih untuk mengembalikan kadar air di dalam tubuh.

Sebaiknya oleskan lotion yang terdapat kandungan aloe vera dan minyak avokad 20-30 menit sesudah berada di bawah panas matahari agar suhu kulit kembali normal, dan kerjanya optimal. Kendati berada di daerah pegunungan yang sejuk, after sun lotion tetap perlu dioleskan.

*sumber : femina
 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Justin Bieber, Gold Price in India